PERJALANAN HIDUP
YANG MENGESANKAN
TAPI
AKU TETAP BERSYUKUR
Filed under: Uncategorized , blog, latihan blog, perkenalan, posting, ucapan
November 11, 2008 • 9:46 am 0
PERJALANAN HIDUP
YANG MENGESANKAN
TAPI
AKU TETAP BERSYUKUR
Filed under: Uncategorized , blog, latihan blog, perkenalan, posting, ucapan
Juli 19, 2011 • 12:01 pm 0
barangkali kata-kata saya ini terlalu lebay atau narsis dan sebangsanya .. ini merupakan lanjutan dari kisah kemaren , yang dilanjutkan cerita tadi malam saat menderita kelaparan , saat uang habis , tak ada sepeserpun di saku , jam 11 malam lewat mas adi belum juga datang dengan harapan dengan datangnya beliau akan sedikit memberi pencerahan terhadap perut yang lapar ini …… karena rasa lapar tak tertahankan lagi akhirnya saya tenangkan diri sebentar kebetulan mata juga ngatuk banget , prekkkkk beberapa menit kemudian saya gak sadarkan diri dalam arti tidur sesaat kemudian mas adi pulang , saya bilang , mas ada uang buat makan mas nanti minggu depan saya kembalikan jawaban yang sudah kuduga sebelumnya cukup membuat hati saya puas …. oh iya onok 20 Rb gus , ngih mas sak wontene mawon , …. segera saya lari ke stadion madiun cari nasi jotos dan segelas air mineral kemasan, Alhamdulilah ya Allah saya merasa seperti hidup kembali , thanks god .. ….. terkadang aku merasa memang keadilan itu benar-benar gak ada , tapi ketika pertolongan datang dengan bertubi-tubi saya merasakan wowwwwwwwww saya tak mau beranjak dari moment kali ini aku tak mau kehilangan moment yang satu ini , .. tuhan biarkan saya tetap menikmati hari tanpa beban pikiran ….. tengggggggggggg adzan zubuh terdengar ,sesaat kemudian mentari pagi datang , masih ada sisa uang tenangkan diri membangun semangat hari ini ngopi, sedot rokok… alhamdulilah hidup di madiun kadangkal seperti hidup di surga yang indah tapi tak jarang juga menikmati moment brengsek seperti yang satu ini…. sekitar jam 8 saya datang ke kampus buat minta bimbingan ke dosen, ceppppp selesai bimbingan ada kesalahan pembuatan tugas saya akhirnya saya memperbaikinya di sebuah warung kopi di tepat beberapa meter dari kampus , saya kerjakan disana sambil nyeruput secangkir kopi yang tumben pagi itu kopinya tak sepahit biasanya .. … entah karena perasaan iri, dengki atau edan tiba-tiba yang punya warung nyeloteh sambil melotot ke arah mata saya
Filed under: mencari jati diri